Rabu, 10 Juni 2015

Etika di Tempat Umum



I.                  PENDAHULUAN

Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitasuntuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, etika Adalah Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk,tentang hak dankewajiban moral. Kumpulan asas/ nilai yang berkenaandengan Akhlak Nilai mengenai yang benar dan yang salah yang dianut masyarakat.

Tempat umum adalah suatu tempat dimana orang banyak atau masyarakat umum berkumpul untuk melakukan kegiatan baik secara sementara (insidentil) maupun secara terusmenerus (permanent), baik membayar mapupun tidak
membayar.

Jumat, 30 Januari 2015

Dampak Lumpur Lapindo



Semburan Baru Lumpur Lapindo Terbakar

Jumat, 08 Oktober 2010 15:56 WIB
MI/Heri Susetyo/wt

SIDOARJO–MI: Semburan baru lumpur Lapindo yang ada di belakang Pos Pantau Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) terbakar diduga dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Humas BPLS Achmad Zulkarnaen mengatakan, kebakaran yang ada di semburan baru tersebut merupakan kali kesekian setelah sebelumnya juga terjadi kebakaran semburan baru yang ada di Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. 

Kamis, 22 Januari 2015

Permasalahan Limbah terhadap Lingkungan

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Dimana masyarakat bermukim, disanalah berbagai jenis limbah akan dihasilkan. Ada sampah, ada air kakus (black water), dan ada air buangan dari berbagai aktivitas domestik lainnya (grey water).

Limbah padat lebih dikenal sebagai sampah, yang seringkali tidak dikehendaki kehadirannya karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bila ditinjau secara kimiawi, limbah ini terdiri dari bahan kimia Senyawa organik dan Senyawa anorganik. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah tergantung pada jenis dan karakteristik limbah.

Jumat, 12 Desember 2014

EKOLOGI HEWAN






Ekologi merupakan cabang ilmu yang berfokus pada interaksi antar organisme dan juga keterkaitannya dengan lingkungan baik itu biotik maupun abiotik. Dalam ekologi, organisme dianggap tak bisa terpisah dari elem lainnya sebab perkembangan serta pertumbuhannya bergantung penuh pada organisme juga habitatnya. Salah satu cabang ilmu ekologi adalah ekologi hewan. Adalah suatu cabang ilmu biologi yang secara mendalam mempelajari hubungan timbal balik atau interaksi di antara hewan dan juga lingkungannya mencakup biotik dan juga abiotik secara langsung maupun tak langusng dan meliputi distribusi atau persebaran maupun tingkatan kelimpahan hewan yang dikaji tersebut.

Natural Resources { sumber daya alam }




 Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam semesta yang dapat dipergunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bentuknya bisa berwujud barang, benda, fenomena, suasana, gas/udara, air dan lain sebainya. Alam semesta diciptakan Tuhan yang Maha Esa dengan segala macam isinya untuk kelangsungan dan kesejahteraan umat manusia. Alam semesta kaya akan sumber daya alam yang dapat dipergunakan oleh manusia untuk kesejahteraan hidupnya, baik itu yang sudah ditemukan maupun yang belum diketemukan. Namun demikian, tidak berarti manusia tinggal menikmatinya begitu saja, manusia harus berusaha dan berfikir untuk menemukan dan menggunakan sumber daya alam tersebut untuk kesejahteraan hidupnya. Oleh karena itu manusia dianugerahi oleh Tuhan yang Maha Kuasa akal dan pikiran yang dipergunakan untuk mengelola dan memanfaatkan alam semesta sebaikbaiknya untuk kepentingan seluruh umat manusia.

Zaman Megalitikum



1.PENGERTIAN MEGALITIKUM

Megalitikum berasal dari kata mega yang berarti besar, dan lithos yangberarti batu. Zaman Megalitikum biasa disebut dengan zaman batu besar,karena pada zaman ini manusia sudah dapat membuat dan meningkatkankebudayaan yang terbuat dan batu-batu besar. kebudayaan ini berkembang dari zaman Neolitikum sampai zamanPerunggu. Pada zaman ini manusia sudah mengenal kepercayaan. Walaupunkepercayaan mereka masih dalam tingkat awal, yaitu kepercayaanterhadap roh nenek moyang, Kepercayaan ini muncul karena pengetahuanmanusia sudah mulai meningkat.

Penyebab Terjadinya Perang Dunia II


Meletusnya Perang Dunia II pada dasarnya berkaitan erat dengan Perang Dunia I, yakni merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I. Perang Dunia I telah mengakibatkan dampak besar bagi dunia, yaitu seperti kehancuran dan kerugian yang sangat besar, krisis perekonomian dunia, serta kematian jutaan jiwa. Oleh karena itu, salah satu upaya untuk mengakhiri Perang Dunia ke I adalah dengan melakukan genjatan senjata dan merancang suatu perjanjian (perjanjian Versailles) untuk mengakhiri Perang Dunia I.